SELAMAT DATANG DI SITUS POKER ONLINE ZOYAQQASIA.COM

Agen Permainan Kartu Terbaik Dan Pasti Sangat Mudah Untuk Menangnya.

PROMO BONUS EXTRA TERBESAR DAN MENARIK

Bonus Rolingan Terbanyak Dan Bonus Referall Tanpa Batas.

Menyediakan 8 Permainan Terbaik 2018

Poker|DominoQQ|Aduq|BandarQ|Capsa susun|Bandar Poker|Sakong|Bandar66 .

SISTEM POKER V TERBAIK

Rasakan Pelayanan Cs Yang Ramah Dan Siap Membantu Kamu 24jam Nonstop.

APLIKASI TERSEDIA DI ANDROID DAN IOS

Download Aplikasi Pkv Di Hp Kesayangan Kamu.

Showing posts with label Sakong. Show all posts
Showing posts with label Sakong. Show all posts

Saturday, June 16, 2018

Pesan Terakhir Aji Driver Grab yang Tewas Dibegal dan Mayatnya Digantung di Jembatan


Suasana duka masih menyelimuti keluarga M Aji Saputra (26), sopir taksi online yang ditemukan tewas di bawah jembatan Bruge, Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (14/6/2018).

Aji meninggalkan dua anak serta Cythia, istrinya, satu hari menjelang Idul Fitri.

Firasat tewasnya Aji sempat dirasakan oleh Aidil (22), adik kandung korban.

Selama ini, Aidil mengaku, sangat jarang berkomunikasi dengan kakaknya.

Namun, satu hari sebelum kejadian, secara tiba-tiba korban menghubunginya melalui sambungan video call Whatsapp.

"Di video call kami saling tanya kabar. Biasanya tidak pernah, tapi tidak tahu mengapa kakak saya itu tiba-tiba menghubungi," ujar Aidil, Sabtu (16/6/2018).

Aidil menjelaskan, pada malam kejadian sekitar pukul 19.20 WIB, kakak iparnya Cyhintia sempat menghubungi Aji.

Aji pada sambungan telepon tersebut, mengaku akan mengantarkan penumpang ke arah Sukabangun II Palembang.

"Setelah itu bilangnya akan pulang. Tapi sampai larut malam tak juga pulang. Subuh kami dapat telepon kalau ditemukan tewas di Muba," jelas Aidil.

Kabar tewasnya Aji sontak membuat keluarga terkejut. Aidil sempat menghubungi aplikator taksi online di tempat kakak kandungnya itu bekerja.

Dari pihak aplikator menyebutkan, jika korban menerima orderan dari seorang penumpang bernama Gusti Ranta di kawasan pusat perbelanjaan JM Sukarame, Jalan Kolonel H Burlian, menuju Jalan Sukbangun II Lorong Sukapandai, Rabu (16/6/2018) sekitar pukul 21.25 WIB.

"Pukul 21.40 WIB, kakak saya tidak bisa dihubungi lagi," katanya.

Aji sebelumnya ditemukan tewas oleh warga yang sedang memancing di Jembatan Bruge, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba, Kamis (14/6/2018).

"Tali tambang itu dililitkan di pinggang korban dan diikat tergantung,” kata Kasat Reskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) AKP Kemas Muhammad Syawaludin, Kamis.

Aji tewas dengan luka tusuk di wajah dan dada.


"Kita mendapatkan laporan ada mayat tergantung di bawah jembatan, setelah diselidiki ternyata sopir taksi online, kita masih selidiki para pelaku,” ujar dia.



Informasi yang dihimpun, penemuan jenazah korban tersebut terjadi saat warga sekitar sedang memancing tepatnya di bawah Jembatan Bruge, Desa Mangun Jaya.

Warga pun terkejut melihat sesosok mayat dengan kondisi hanya menggunakan celana dalam, tersender di pinggir bibir jembatan dengan wajah berlumuran darah.

Di media sosial beredar foto korban:





Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas kejadian perampokan yang kembali menimpa sopir taksi online.

Kepolisian sebelumnya telah mengingatkan kepada para aplikator untuk menjaga keamanan mitra mereka masing-masing. Terutama untuk mengantarkan penumpang pada malam hari.

Dengan kejadian ini, Zulkarnain mengaku telah membentuk tim untuk memburu para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

"Dari CCTV terlihat korban menjemput penumpang empat orang. Salah satunya ada perempuan. Tapi itu masih dugaan, kita masih selidiki kasus ini," kata Zulkarnain Beberapa waktu lalu.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi hanya mengenakan celana dalam tergantung di bawah jembatan Bruge Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Mobil korban jenis Datsun Go-Panca dengan plat nomor BG 1922 RM, raib diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Sunday, May 27, 2018

Ini Modus Siswa SMP Bisa Bolak-balik Curi Koper di Soetta


DV (15) pelajar SMP berhasil mencuri koper di Bandara Soekarno Hatta dengan mengelabui petugas. Dengan membawa koper dari rumah, DV bilang ada barang yang ketinggalan diambil.

DV berangkat sendiri ke Bandara Soekarno Hatta dengan menyetir mobil pribadi. Hal ini sudah biasa dia lakukan di lingkungan keluarganya.

"Dia sudah diajari oleh orang tuanya menyetir mobil. Mungkin karena orang tuanya sakit, jadi dia bisa sewaktu-waktu disuruh," ucap Kapolres Bandara Sokarno Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan, kepada wartawan di Mapolres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (27/5/2018).


DV masuk dari pintu keluar dengan membawa koper, lalu beralasan ada barang yang ketinggalan kepada penjaga. Selain itu, kondisi pintu keluar yang ramai memudahkan dia masuk ke dalam bandara.

"Pintu keluar kan ramai. Dengan gaya yang meyakinkan, dia mudah masuk dengan membawa satu koper," kata Viktor.

Setelah masuk, DV menuju tempat diambilnya koper. Dia asal ambil koper yang dia suka.

"Dia langsung ambil koper tersebut atas alasan suka. Berbagai macam koper yang diambil, bisa dilihat," ucap Viktor.


DV selalu mencuri dua koper milik orang lain. Koper tersebut kemudian dia bawa dengan menggunakan troli.

"Di atas troli itu, dia simpan koper yang dibawa. Kemudian langsung pergi," ucap Viktor.

Kejadian kehilangan koper ini sempat viral di media sosial. Seseorang bercerita dia kehilangan dua koper di Terminal Bandara Soekarno Hatta pada 12 Mei 2018.

Polisi akhirnya mengamankan DV di rumahnya di Tigaraksa, Tangerang. Di kamarnya, tersimpan 10 koper hasil curiannya.

Saturday, May 26, 2018

Begal Tewas Dibacok Korbannya di Summarecon Bekasi


Seorang pelaku begal bernama Aric Saipulloh tewas di tangan korbannya yang berinisial MIB (19), saat sedang melakukan aksinya di Jalan Layang Summarecon Bekasi pada Rabu (23/5) malam.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih mengungkapkan, kejadian bermula saat MIB sedang berpergian bersama rekannya, Ahmad Rofiki, di Jembatan Layang Summarecon Bekasi sekitar pukul 22.00 WIB. Keduanya kemudian memarkir sepeda motornya di bahu jalan jembatan layang untuk bersantai sembari melihat-lihat Kota Bekasi dari ketinggian.

Tiba-tiba, Aric bersama rekannya yang bernama Indra Yulianto datang dengan mengendarai sepeda motor dan menghampiri MIB dan Rofiki.

"Aric langsung turun dari sepeda motor dan mengeluarkan celurit yang disimpan di bagian perutnya, lalu diarahkan pada Rofiki sambil merampas ponselnya," kata Jairus, dilansir dari Antara, Sabtu (26/5).

Aric kemudian melakukan hal yang serupa kepada MIB. Namun MIB tidak mau menyerahkan ponselnya, sehingga Aric berusaha membacok MIB dengan celurit. "Bacokan itu ditepis tangan MIB dan keduanya terlibat duel hingga akhirnya Aric terjatuh dan celurit miliknya direbut MIB," ujarnya.

MIB lalu mengayunkan celurit tersebut ke tubuh Aric sebanyak empat kali sabetan, hingga Aric mengalami pendarahan yang cukup parah.

"Rekan Aric turun dari motornya dan berniat membantu Aric. Namun langsung dihadang MIB dengan celurit sambil meminta ponsel milik Rofiki segera dikembalikan," ungkapnya.

Aric dan Indra kabur, lalu langsung menuju ke RS Anna Medika Bekasi Utara untuk mendapatkan perawatan.

"Aric akhirnya tewas saat menjalani perawatan di RS Anna Medika Bekasi Utara karena kehabisan darah," kata dia.

Polisi pun telah menangkap MIB berikut barang bukti kejahatan berupa satu unit sepeda motor Honda Beat biru, satu buah baju berlumuran darah, satu buah topi putih serta celurit sepanjang 30 sentimeter.

"MIB saat ini dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun," pungkasnya.

Friday, May 25, 2018

Pembobol Pegadaian Putar Lagu Dangdut untuk Samarkan Suara Bor


Pembobolan kantor pegadaian di Depok dan Bekasi yang dilakukan komplotan Rusdianto (38) dkk dengan rencana terukur. Mereka bahkan memutar musik kencang-kencang untuk menyamarkan suara alat bor saat membobol tembok pegadaian.

"Ada speaker kecil biar nggak kedengeran waktu bobol, (memutar) ya musik dangdut gitu. Biar berisik," kata salah seorang tersangka Ikhawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Ikhawan dan keempat pelaku lainnya biasa beraksi di malam hari. Setiap pelaku mempunyai peran masing-masing.


"Dari pukul 21.00-03.00 WIB, sehari itu aja. Habis itu bubaran," tuturnya.

Ikhawan lantas bicara soal awal mula dirinya ikut sindikat pembobolan pegadaian. Dia diajak tersangka lain untuk berkenalan dengan oknum TNI yang diduga terlibat yaitu Pratu H.

"Kenal bulan Januari 2018," ujarnya.

Ikhawan mengaku membobol pegadaian karena disuruh Pratu H. Pratu H juga lah yang mengkoordinasikan setiap aksi pembobolan tersebut.

"Iya, nanti kalau udah ada hasil, ngomong gitu ke dia (Pratu H)," tuturnya.

Berdasarkan pengalamannya, Ikhawan mendapat uang paling banyak saat membobol pegadaian di Cilodong, Depok. Dia juga memberikan uang hasil kejahatan itu kepada istrinya.


"Rp 37 juta paling besar," ucap dia.

Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap lima orang pelaku pembobolan pegadaian yakni Rusdianto, Ikhawan alias Kopral, M Asri, Daryo, dan oknum TNI Pratu H. Mereka ditangkap di kawasan Cipayung, Depok, pada Selasa (22/5) ketika hendak mengunjungi rumah tersangka Rusdi.

Pratu H dkk mengaku sudah melakukan 4 kali pembobolan pegadaian yakni di Pusat Gadai Indonesia Cilodong Depok, Pusat Gadai Indonesia Bekasi, Pusat Gadai Indonesia Limo Depok, dan Pusat Gadai Indonesia Citayem Depok.


 
close