Saturday, July 28, 2018

Polisi Gerebek Kampung Narkoba, Bandar dan Pengedar Kocar-kacir


Kawasan padat penduduk Kampung Kubur di Jalan Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah kembali digerebek petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru.

Saat polisi menyisir kampung yang dicap sebagai sarang narkoba itu, sejumlah terduga bandar dan pengedar narkoba kocar-kacir berlarian.

Beberapa diantaranya dikabarkan kabur ke bantaran sungai, dan adapula yang disinyalir bersembunyi di belakang rumah warga.

"Abang jangan masuk ke dalam dulu. Lagi banyak polisi," kata seorang wanita yang ditemui TribunMedan di lokasi, Jumat (27/7) sore.

Untuk melihat langsung proses penyisiran, TribunMedan kemudian masuk ke tengah pemukiman.

Di tengah lokasi, Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing bersama sejumlah anggotanya tampak mengamankan seorang lelaki.

Menurut warga, lelaki berkaos hitam yang di lengan kirinya terdapat rajahan tatto tribal itu bernama Abdul Rasyid.

Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti paketan sabu. Diduga, Rasyid adalah salah satu pengedar narkoba di Kampung Kubur.

"Kegiatan penggerebekan ini kami lakukan untuk menciptakan Kampung Sejahtera yang bebas dari narkoba.

Mudah-mudahan, dengan kegiatan ini, Kampung Sejahtera ini bisa bersih," kata Martuasah sembari menunjukkan barang bukti paketan sabu dan alat hisap.

Selain mengamankan Rasyid, petugas juga mengamankan dua orang terduga pengguna narkoba.

Salah satu pria yang diamankan sempat menggunakan kaos lengan panjang yang di punggungnya terdapat tulisan Polres Madina.

Dari keterangan warga dan polisi, pria berkaos bertuliskan Polres Madina itu adalah pecandu narkoba.

"Dua orang lainnya yang kami amankan bukan warga sini (Kampung Kubur). Terkait pria yang mengenakan kaos (Polres Madina) itu, dia bukan polisi. Kami pastikan dia warga sipil," kata Martuasah.

Disinggung apakah pria itu tak sekadar seorang pecandu narkoba, tapi merupakan pemasok sabu, Martuasah belum bisa memastikannya.

"Untuk saat ini, ketiganya kami serahkan ke Polrestabes Medan. Kami masih memeriksa dan memintai keterangan dua pria lainnya terkait kegiatan-kegiatan mereka di lokasi," ungkap Martuasah.

Adapun barang bukti lain yang turut diamankan yakni sejumlah pipet plastik, sebuah mancis, alat isap sabu (bong), dua unit handphone dan satu unit sepeda motor Honda Supra-X 125 warna biru.

Penggerebekan serupa juga dilakukan petugas Polres Pelabuhan Belawan di kampung narkoba Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Dalam penggerebekan yang dilakukan Kamis (26/7) sore itu, petugas mengamankan 14 pelaku. Tiga diantaranya merupakan wanita.

"Saat razia berlangsung, personel kami dibantu oleh petugas POM TNI Angkatan Laut. Ini merupakan sinergitas untuk sama-sama memberantas narkoba," kata Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, Kompol Erinal, Jumat (27/7).

Perwira berpangkat satu melati emas di pundak ini mengatakan, barang bukti yang diamankan dari lokasi berupa paketan narkoba dan sejumlah mesin jackpot.

Untuk saat ini, ke 14 pelaku masih berada di Polres Pelabuhan Belawan guna didata lebih lanjut.(cr3)


0 comments:

Post a Comment

 
close